Kamis, 12 Juli 2012

Habib Kuncung Kalibata





Spoiler for isi
Tak jauh dari Mall Kalibata terdapat maqom Seorang waliyulloh, Habib Ahmad Bin alwi Al hadad yang dikenal dengan Habib Kuncung. Beliau adalah seorang ulama yang memilki prilaku ganjil (khoriqul a’dah) yaitu diluar kebiasaan manusia umumnya.beliau adalah waliyullah yang sengaja ditutup kewaliannya agar orang biasa tidak menyadari kelebihannya karena di kawatirkan umat nabi Muhammad terlalu mencintainya dan agar tidak terlena dengan karamah nya tersebut maka allah swt menutup karamahnya tersebut dan hanya orang-orang tertentu yang dapat melihat semua karomah Beliau.Habib Kuncung juga terkenal sebagai ahli Darkah maksudnya disaat sesorang dalam kesulitan dan sangat memerlukan bantuan beliau muncul dengan tiba - tiba .Lahir di Gurfha HadroMaut Tarim tanggal 26 sya’ban Tahun 1254 H, beliau berguru kepada Ayahandanya sendiri Habib alwi Al Hadad dan juga belajar kepada Al A’lamah Habib Ali bin Husein Al Hadad, Habib Abdurrahman Bin Abdulloh Al Habsyi dan Habib Abdulloh bin Muchsin al athos. Sebagaimana kebiasaan Ulama-ulama dari Hadromaut untuk melakukan perjalanan Ritual Dakwah ke berbagai negara termasuk ke Indonesia. Habib ahmad bin Alwi al hadad melakukan ritual dakwah ke Indonesia pertama kali singgah di Kupang dan menurut cerita Beliau Menetap beberapa tahun disana dan menikah dengan wanita bernama Syarifah Raguan Al Habsyi dan di karunai anak bernama Habib Muhammad Bin Ahmad Al Hadad. Selanjutnya Habib Ahmad bin Alwi al hadad melanjutkan dakwahnya ke pulau jawa dan menetap di Kali Bata hingga wafatnya.

Gelar Habib Kuncung yang diberikan kepada Habib Ahmad bin Alwi Al hadad yang saya tahu karena kebiasaan Beliau mengenakan Kopiah yang menjulang keatas (Muncung), dan Prilaku beliau yang terlihat aneh dari kebiasaan orang pada umumnya terutama dalam hal berpakaian. Habib Kuncung Wafat dalam usia 93 tahun tepatnya tanggal 29 sya,ban 1345 H atau sekitar tahun 1926 M dan di Maqomkan di Pemakaman Keluarga Al Hadad di Kalibata jakarta selatan.

Habib Soleh Tanggul




Spoiler for isi
Beliau adalah Seorang wali qhutub yang lebih dikenal Dengan nama habib Sholeh Tanggul, Ulama Karismatik yang berasal dari Hadro maut pertama kali melakukan da’wahnya ke Indonesia sekitar tahun 1921 M dan menetap di daerah tanggul Jember Jawa timur. Habib Sholeh lahir tahun 1313 H dikota Korbah , ayahnya bernama Muhsin bin Ahmad juga seorang tokoh Ulama dan Wali yang sangat di cintai masyarakat , Ibunya bernama Aisyah ba umar.

Sejak Kecil Habib sholeh gemar sekali menuntut ilmu , beliau banyak belajar dari ayahandanya yang memang seorang Ahli ilmu dan Tashauf , berkat gembelengan dan didikan dari ayahnya Habib sholeh memilki kegelisahan Batiniyah yang rindu akan Alloh Swt dan Rindunya Kepada Rosululloh SAW, akhirnya beliau melakukan Uzlah ( Mengasingkan diri) selama hampir 7 tahun sepanjang waktu selama beruzlah Habib Sholeh memperbanyak Baca al quran , Dzikir dan membaca Sholawat . Hingga Akhirnya Habib Sholeh Di datangi Oleh tokoh Ulama yang juga wali Quthub Habib Abu bakar bin Muhammad assegaf dari Gresik, Habib Sholeh Diberi sorban hijau yang katanya Sorban tersebut dari Rosululloh SAW dan ini menurut Habib Abu bakar assegaf adalah suatu Isyarat bahwa Gelar wali Qhutub yang selama ini di sandang oleh habib Abubakar Assegaf akan diserahkan Kepada Habib Sholeh Bin Muhsin , Namun Habib sholeh Tanggul merasa bahwa dirinya merasa tidak pantas mendapat gelar Kehormatan tersebut. Sepanjang Hari habib Sholeh tanggul Menangis memohon kepada Alloh Swt agar mendapat Petunjuknya.

Dan suatu ketika habib Abyubakar Bin Muhammad assegaf gresik mengundang Habib sholeh tanggul untuk berkunjung kerumahnya , setelah tiba dirumah habib Abubakar Bin Muhammad assegaf menyuruh Habib Sholeh tanggul untuk melakukan Mandi disebuah kolam Milik Habib Abu bakar Assegaf , setelah mandi habib Sholeh tanggul di beri Ijazah dan dipakaikan Sorban kepadanya. Dan hal tersebut merupakan Isyarat Bahwa habib Abubakar Bin Muhammad Assegaf telah memberikan Amanat kepada Habib sholeh tanggul untuk melanjutkan Da’wak kepada masyrakat.

Habib Sholeh mulai melakukan berbagai aktifitas dakwahnya kepada Masyarakat, dengan menggelar berbagai Pengajian-pengajian . Kemahiran beliau dalam penyampaian dakwahnya kepada masyarakat membuat beliau sangat dicintai , dan Habib sholeh Mulai dikenal dikalangan Ulama dan habaib karena derajat keimuan serta kewaliaan yang beliau miliki. Habib sholeh tanggul sering mendapat Kunjungan dari berbagai tokoh ulama serta habaib baik sekedar untuk bersilahturahim ataupun untuk membahas berbagai masalah keaganmaan, bahkan para ulama serta habaib di tanah air selalu minta didoakan karena menurut mereka doa Habib sholeh tanggul selalu di kabulkan oleh alloh SWt, Pernah suatu ketika habib Sholeh tanggul berpergian dengan habib Ali Al habsy Kwitang dan Habib ali bungur dalam perjalanan Beliau melihat kerumunan Warga yang sedang melaksanakan sholat Istisqo’ ( Sholat minta hujan ) karena musim kemarau yang berkepanjangan , lalu Habib sholeh Memohon kepada alloh Untuk menurunkan Hujan maka seketika itupula hujan turun. Beliau berpesan kepada jama’ah Majlis ta’limnya apabila do’a-doa kita ingin dikabulkan oleh Alloh Swt jangan sekali-kali kita membuat alloh murka dengan melakukan Maksiyat, Muliakan orang tua mu dan beristiqomalah dalam melaksanakan sholat subuh berjama’ah.

Habib Sholeh berpulang kerahmatulloh pada tanggal 7 sawal 1396 h atau sekitar tahun 1976, hingga sekarang Karomah beliau yang tampak setelah beliau meninggal adalah bahwa maqom beliau tidak pernah sepi dari para jamaah yang datang dari berbagai daerah untuk berziarah apalagi waktu perayaan haul beliau yang diadakan setiap hari kesepuluh dibulan syawal ribuan orang akan tumpah ruah kejalan untuk memperingati Khaul beliau

Habib Muhammad bin Ahmad Al-Muhdar




Spoiler for isi
Ulama Bondowoso kelahiran Hadro maut merupakan sosok ulama karismatik yang menjadi panutan masyarakat serta rujukan ilmu dari para ulama. Putra dari seorang ulama besar lahir di desa Quwairoh Hadro maut sekitar tahun 1280 H atau 1859 M. Ayah beliau bernama Habib Ahmad bin Muhammad al muhdhar seorang ulama besar di hadro maut. sejak kecil habib Muhammad bin Ahmad Al muhdhor menuntut ilmu dari ayahnya, kecerdasan dan penguasaan materi yang di berikan Ayahnya membuat Ayahnya merasa bangga terhadap putranya. Menginjak Remaja Habib Muhammad Muhdhor belajar kepada seorang Ulama dan Waliyulloh bernama Habib Ahmad bin Hasan Al athos. Gurunya walaupun buta namun mampu melihat dengan pandangan Batiniyyah yang telah dikaruniakan Alloh SWt.

Sewaktu Gurunya Habib Ahmad bin Hasan Al athos pergi ke suatu daerah untuk berdakwah , beliau mengajak Muridnya Habib Muhammad Al muhdhor untuk menemaninya. Mereka menunggang kuda bersebelahan, dalam perjalanan Habib Muhammad minta izin gurunya untuk membacakan Kitab Al Muhadzdzab karya Imam Abu Ishak. Dan sepanjang Perjalanan Habib Muhammad Al Muhdhor membaca Kitab Muhadzdzab sedangkan gurunya menyimak bacaan Muridnya sampai khatam. Selesai menghatamkan Kitab Muhadzadzab gurunyapun mendo’akan habib Muhammad al muhdhor .

Tahun 1886 M Habib Ahmad Al muhdhor ayah Habib Muhmmad al muhdhor meninggal dunia , Orang yang selama ini menjadi sugesti dan tempat mengadu telah dipanggil Alloh SWt. Setelah itu pula habib Muhammad al muhdhor mulai melakukan ritual Dakwahnya ke berbagai daerah. Gaya bahasa dan tutur kata yang lembut mampu meluluhkan hati setiap orang. Setiap kali daerah yang dikunjungi nya selalu ramai orang berbondong -bondong mengelilinginya untuk belajar kepadanya.
Setelah sekian lama melakukan ritual dakwahnya kebebagai daerah hingga akhirnya Beliau menetap di Bondowoso Jawa timur. Keharuman namanya serta kedalaman ilmu yang dimiliki mampu membuat simpatik masyarakat serta para ulama dari berbagai daerah Ditanah air. Salah seorang ulama Surabaya Habib Muhammad bin Idrus Al Habsyi sangat mengagumi habib Muhammad Al Muhdor hingga Menikahkan dengan salah seorang putrinya. Mertua dan Menantu yang memang seorang ulama bahu membahu untuk melakukan amar ma’ruf nahi mungkar kepada masyarakat, pendirian Madrasah Al Khaeiriyyah Surabaya dan darul Aitam Jakarta adalah juga merupakan usaha dari Habib Muhammad Muhdhor untuk mengajak para Donatur menyisihkan hartanya membangun tempat tersebut.

Majlisnya tak pernah sepi dari para Muhiibin yang menghadirinya , kepedulian Habib Muhammad al muhdhor terhadap ilmu sangat besar maka tak heran bila beliau mendapat tempat tersendiri di hati para ulama . tak jarang beliau menghabiskan waktunya untuk menelaah kitab -kitab dan mengajarkannya kepada umat. Perhatian beliau terhadap umatpun sangat besar, tak segan segan Habib Muhammad membantu kesulitan umat baik berupa materi mapun imateril. Begitupun terhadap tamu yang berkunjung ke rumahnya, beliau akan sambut tamu tersebut di depan pintu dengan senyumnya yang bersahaja, maka tak jarang para tamu yang berkunjung kerumahnya untuk datang kembali karena keramah tamahan yang dimilki Habib Muhammad Al muhdhor.
Tanggal 4 may 1926 Habib Muhammad al muhdhor Wafat setelah beberapa hari di rawat di Rumah sakit di surabaya, beliau meninggalkan 5 orang putra dan 3 anak perempuan. Masyarakat dan para ulama baik dari Ahli bait maupun ahwal merasa sangat kehilangan sosok ulama yang sangat perduli dengan umat. Beliau dimaqomkan disamping maqom mertuanya Habib muhammad al habsy.

Selasa, 03 Juli 2012

AMALIAH MALAM NISFU SYA’BAN


AMALIAH MALAM NISFU SYA’BAN
Malam Nisfu Sya’ban merupakan malam yang sangat istimewa, karena pada Purnama Sya’ban Allah SWT membuka pintu langit selebar-lebarnya guna mencurahkan karunia, melimpahkan anugerah yang tak terkira, mencurahkan keberkahan, mengangkat seluruh amalan hamba-Nya, mengabulkan seluruh hajat dan do’a yang dipinta, serta membuka 300 ribu pintu rahmat.

Adalah kebahagiaan yang tak ternilai jika kita sebagai insan yang dhaif, diberikan taufik dan hidayah dari Allah untuk melaksanakan amaliyah dan ibadah pada malam itu. 
Sebagaimana yang dilakukan oleh para Ulama-Ulama terdahulu:
1. Sholat fardhu Maghrib Berjamaa’ah.
2. Sholat Sunnah ba’diyah Maghrib.
3. Membaca surah Yasin tiga kali, dengan niat Pertama (mohon panjang umur untuk taat beribadah), niat kedua (mohon diluaskan rizqi yang halal agar dapat beramal sholeh), niat ketiga (meninggal dalam keadaan husnul khotimah).
4. Sholat Sunnah Qobliyah Isya’.
5. Sholat fardhu Isya’ berjama’ah.
6. Sholat sunnah ba’diyah Isya.’
7. Sholat Sunnat Hajat
8. Sholat sunnah Tasbih.
9. Perbanyak membaca Sholawat.
10. Perbanyak Istighfar.
11. Perbanyak sholat sunnah malam (tahajjud)
Jika mungkin, baca tasbih Nabi Yunus : 

 
لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
"LA ILAHA ILLA ANTA SUBHANAKA INNI KUNTU MINAZZOLIMIIN” sebanyak 2.375 kali. Insya Allah akan melapangkan hati kita untuk terus istiqomah dalam beribadah menjelang Ramadhan Al Mubarakah. Semoga Allah senantiasa menerbarkan rahmat-Nya, dan mengijabah doa-doa hamba-Nya yang benar-benar tulus menadah pinta. Amin.




CARA SHOLAT TASBIH

SHOLAT TASBIH
Shalat sunat tasbih adalah shalat sunat yang di dalamnya dibacakan kalimat tasbih sebanyakk 300 kali.
Baca,an Tasbihnya seperti :


سُبْحَان لِلّه وَ الْحَمْدُ   لِلّهِ وَ لآ اِلهَ اِلاَّ اللّهُ، وَ اللّهُ اَكْبَرُ
Dan yg terkhir ( ke 15 dan ke 10 )ditambah.

 وَلا حَوْلَ وَلاَ قُوَّة اِلاَّ بِاللّهِ الْعَلِىّ الْعَظِيْم
 

Niat shalat tasbih:
Ushallii sunnat tasbihi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.
Dalam hati : “Aku niat shalat sunat tasbih dua rakaat, karena Allah.”
A. Tata Cara Shalat Tasbih
Shalat tasbih dilakukan 4 raka’at (jika dikerjakan siang maka 4 raka’at dengan sekali salam, jika malam 4 raka’at dengan dua kali salam ) sebagaimana shalat biasa dengan tambahan bacaan tasbih pada saat-saat berikut:
1 Setelah membaca do’a Iftitah sebelum al fatehah ( 15 X )
2 Setelah membaca Al fatehah dan Surah pendek  ( 10 X )
3  Setelah tasbih ruku’ (Subhana rabiyyal adzim…) (10 x)
4  Setelah I’tidal (10 x)
5  Setelah tasbih sujud pertama (Subhana rabiyyal a’la…)   (10 x)
6  Setelah duduk diantara dua sujud (10 x)
7  Setelah tasbih sujud kedua (10 x).
 Jumlah total satu raka’at  (75 kali)
Jumlah total empat raka’at  = 4 X (75 kali)
= 300 kali.

Namun ada juga Ulama yg mengatakan letak tasbihnya seperti ini,

·         Sesudah membaca Al-Fatihah dan surah sebelum ruku sebanyak 15 kali,
·         Ketika ruku’ sesudah membaca do’a ruku’ dibaca lagi sebanyak 10 kali,
·         Ketika bangun dari ruku’ sesudah bacaan i’tidal dibaca 10 kali,
·         Ketika sujud pertama sesudah membaca do’a sujud dibaca 10 kali,
·         Ketika duduk diantara dua sujud sesudah membaca bacaan antara dua sujud dibaca 10 kali,
·         Ketika sujud yang kedua sesudah membaca do’a sujud dibaca lagi sebanyak 10 kali,
·         Ketika bangun dari sujud yang kedua sebelum bangkit (duduk istirahat) dibaca lagi sebanyak 10 kali.

   Tapi yg  ane dapet Ijazah dari guru ane caranya seperti yg pertama tadi
Surah pendek yg dibaca pertama,
Raka’at pertama surah at-takatsur (alhakumuttakatsur)
Raka’at kedua al-ashr ( wal ashri )
Surah pendek yg dibaca kedua,
Raka’at pertama al-kafirun ( Qul ya ayyuhal kaafirun)
Raka’at kedua al-ikhlash ( Qul Huwallahu ahad).
CARA SHOLAT HAJAT
Dua raka’at, raka’at pertama setelah al-fatehah baca Ayat Qursyie :

Raka’at kedua setelah al-fatehah baca Ayat amanar Rasulu bima. :


Kalau tidak hafal kedua ayat ini bisa di ganti dengan tiga surah sekaligus al-ikhlas 3 x
al-falaq  1 x  dan an-nas 1 x . Kedua raka’atnya, Dan disujud yg terakhir
Membaca tasbih 

سُبْحَان لِلّه وَ الْحَمْدُ   لِلّهِ وَ لآ اِلهَ اِلاَّ اللّهُ، وَ اللّهُ اَكْبَرُ
Dan yg terkhir (ke 10 )ditambah.

 وَلا حَوْلَ وَلاَ قُوَّة اِلاَّ بِاللّهِ الْعَلِىّ الْعَظِيْم  10 x
Sholawat atas Nabi Muhammad saw 10 x Sholawatnya mau yg mana terserah.
Membaca do’a 
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ 10  X.

SEMOGA MANFA’AT

By: Rifani albrabe

Rabu, 09 Mei 2012

Pensil & Penghapus

Pensil : "Maafkan aku."

Penghapus : "Maafkan utk apa? Kamu tdk melakukan kesalahan apa2."

Pensil: "Aku minta maaf krn telah membuatmu terluka. Setiap kali aku melakukan kesalahan, kamu selalu ada utk menghapusnya. Namun setiap kali kamu menghapus kesalahanku, kamu kehilangan sebagian dr dirimu. Kamu akan menjadi semakin kecil setiap saat."

Penghapus : "Hal itu benar. Namun aku sama sekali tdk merasa keberatan. Kau lihat, aku memang tercipta utk melakukan hal itu, utk selalu membantumu setiap saat kau melakukan kesalahan. Walaupun suatu hari nanti, aku tahu bahwa aku akan pergi dan kau akan menggantikan diriku dgn yg baru. Aku sungguh bahagia dgn perananku. Jadi tolonglah, kau tak perlu khawatir. Aku tdk suka melihat dirimu bersedih."

Kisah percakapan antara pensil dan penghapus sungguh inspiratif.

Bagaimana jika Orang tua kita layaknya penghapus sedangkan kita layaknya pensil yang selalu bereksperimen. Mereka (Orang tua) selalu ada utk anak2 mereka, memperbaiki kesalahan anak-anaknya.

Terkadang, seiring berjalannya waktu...

Penghapus akan menjadi semakin kecil dan habis (wafat).

Walaupun anak2 mereka akhirnya akan menemukan seseorang yg baru (suami atau istri), namun orang tua akan selalu tetap merasa bahagia atas apa yang mereka lakukan terhadap anak-anaknya dan akan selalu merasa tidak suka bila melihat buah hati tercinta mereka merasa khawatir ataupun sedih.

"Hingga saat ini, saya masih selalu menjadi si pensil.. Dan sangat menyakitkan bagi diri saya untuk melihat penghapus atau orang tua saya semakin bertambah "kecil" dan "kecil" seiring berjalannya waktu. Dan saya tahu bahwa kelak suatu hari, yang tertinggal hanyalah segala kenangan yg pernah kita lalui dan miliki bersama orang tua..."

tambahan ps untuk diri sendiri dan pembaca: " berapa lama dalam sehari kita meluangkan waktu untuk orang tua kita? lupakah kita saat kecil kita selalu diperhatikan setiap hari? mungkin 1 sms 300rupiah ke orang tua akan sangat berharga bagi mereka. "Bapak ibu, apa kabar di rumah?"

Semoga bermanfaat 

1000 & 100,000


Uang Rp 1000 dan Rp 100.000 sama2 terbuat dari kertas, sama2 dicetak dan dari Bank Indonesia..Pada saat bersamaan mereka keluar dan berpisah dari Bank dan beredar dimasyarakat..

3 bulan kemudian mereka bertemu lagi secara tidak sengaja didalam dompet seorang pemuda..

Kemudian diantara kedua uang tsb terjadilah percakapan yg Rp 100.000 bertanya kepada yg Rp 1000, ..."kenapa badan kamu begitu lusuk,kotor,dan bau amis...?" dijawablah olehnya "karena aku begitu keluar dari Bank langsung ditangan orang2 bawahan dari tukang becak, tukang sayur, penjual ikan dan ditangan pengemis" lalu Rp 1000 bertanya balik pada Rp 100.000,"

Kenapa kamu kelihatan begitu baru,rapi dan masih bersih?" dijawabnya, "karena begitu aku keluar dari Bank, langsung langsung disambut perempuan cantik dan beredarnya pun di restauran mahal, di Mall dan juga dihotel-hotel berbintang serta keberadaanku selalu dijaga dan jarang keluar dari dompet" lalu Rp 1000 bertanya lagi," pernahkah engkau mampir ditempat Ibadah? " dijawablah..."Belum pernah"

Rp 1000 pun berkata lagi," ketahuilah walaupun keadaanku seperti ini adanya, setiap Jum'at aku selalu mampir di MESJID dan ditangan anak2 Yatim, bahkan aku selalu bersyukur kepada TUHAN.

Aku tidak dipandang manusia bukan sebuah nilai tapi yg dipandang adalah sebuah manfaat... "Akhirnya menangislah uang Rp 100.000 karena merasa besar, hebat, tinggi tapi tidak begitu bermanfaat selama ini.

Jadi...bukan seberapa besar penghasilan Anda, tapi seberapa bermanfaatnya penghasilan anda itu. Karena kekayaan bukanlah untuk kesombongan...

Semoga kita termasuk golongan orang2 yg selalu mensyukuri nikmat dan memberi manfaat untuk semesta alam serta dijauhkan dari sifat SOMBONG..